Kemajuan teknologi menciptakan dunia maya yang kini diakses oleh berbagai kalangan di penjuru dunia termasuk Indonesia. Dunia maya merupakan tempat penyebarluasan informasi yang sangat efektif dan dapat mempengaruhi pihak-pihak yang merasa perlu mengikuti atau melawan isi dari informasi tersebut. Tidak mengherankan bila media massa begitu gencar merambah dunia maya, berbagai kalangan siap sedia melancarkan strategi dalam aktualisasi kepentingan masing-masing. Coba kita ketik frasa yang mengandung kata ‘Indonesia’ dan ‘dunia maya’ dalam pencarian di internet, maka akan segera muncul situs-situs yang mengatakan bahwa penduduk Indonesia lebih aktif bersosialisasi di dunia maya (Google.com). Dengan berkembangnya media sosial ini tentunya kita tidak boleh hanya menonton dan menikmati saja hingga kita lengah pada hal-hal yang dapat merugikan bangsa kita. Sebagaimana filosofi tentang katak yang tertidur dalam panci dan dinyalakan api kecil kemudian dinyalakan lebih besar secara bertahap dan pelan-pelan, saat api telah benar-benar besar dan air dalam panci mendidih maka katak sudah tidak memiliki kesempatan untuk menyelamatkan diri hingga mati dalam panci. Kita tentu tidak ingin bangsa kita mati karena lengah dalam dunia yang semakin berkembang ini. Keberadaan dunia maya yang menyita begitu banyak perhatian merupakan sarana penting dalam mengikat kembali persatuan dan mengajak masyarakat ikut berperan serta dalam kebangkitan bangsa untuk menghadapi dunia pada masa selanjutnya. Pembenahan yang dilakukan tentu meliputi berbagai bidang dan merambah segala arah. Salah satu bidang yang dapat dibanggakan Indonesia adalah sektor budaya dan pariwisata.
Keragaman budaya Indonesia merupakan modal besar untuk membawa bangsa ini semakin maju (2012, Kompas.com). Jika boleh ditakan, Indonesia merupakan tempat yang cukup berpotensi untuk dijadikan sebagai laboratorium budaya. Cukup banyak ilmuwan asing maupun dalam negeri yang membuat penelitian dan pengembangan teori-teori tentang kebudayaan. Setiap daerah di Indonesia memiliki kekayaan yang berbeda sehingga tidak akan ada rasa bosan jika kita mengunjungi masing-masing daerah tersebut. Dunia mengakui bahwa Indonesia adalah negara yang indah dan ramah. Dengan perkembangan jaringan informasi akan mempermudah setiap daerah untuk memamerkan keindahannya dan menarik para pecinta buudaya maupun pelancong untuk datang. Hal ini tentu akan terlaksana dengan keaktifan masyarakat sebagai pemilik budaya itu sendiri. Perkembangan dan pelestarian budaya di Indonesia yang sempat redup kini mulai dilestarikan kembali, hal ini dapat dilihat melalui adanya pelestarian kembali bahasa daerah, perbaikan pada situs-situs sejarah, perbaikan lingkungan hidup agar lebih ramah lingkungan, dicanangkannya kegiatan rutin di berbagai Taman Budaya oleh Dewan Kesenian masing-masing propinsi, penyelenggaraan festival-festival seni, serta adanya kegiatan Temu Karya yang sempat diadakan di Jawa Timur bulan Juli kemarin dengan menghadirkan karya-karya dari berbagai propinsi. Peningkatan animo masyarakat juga nampak jika dilihat dari beberapa jejaring sosial yang membentuk forum-forum pecinta budaya serta apresiasi-apresiasi yang diberikan di dalamnya. Pada dasarnya kecintaan masyarakat pada budaya tidak pernah hilang, hanya saja sempat tenggelam oleh adanya hal-hal baru yang mungkin menarik perhatian publik sehingga budaya lokal terlupakan sampai muncul berita tentang kerusakan lingkungan, keterlantaran situs bersejarah, tenggelamnya bahasa daerah di kalangan pemuda, serta maraknya klaim produk budaya dalam negeri oleh negara lain atau kekayaan Indonesia yang dikelola pihak asing. Hal ini membuat masyarakat sadar untuk berbenah dan memusatkan perhatian pada negerinya kembali. Kekayaan alam Indonesia juga menjadi pendukung penting dalam kemajuan sektor budaya dan pariwisata. Tidak ada hal yang cukup indah untuk menggambarkan tanah air yang mengemban julukan Zamrud Khatulistiwa ini. Tanah subur dan mineral-mineral yang di kandung dalam bumi menjadikan bangsa Indonesia memiliki kekayaan berlimpah. Pemandangan yang menakjubkan terbentang di alam sehingga bangsa asing harus bersusah payah menyeberangi samudra demi memanjakan mata dan menikmati cuaca di Indonesia hingga mereka lena dan berusaha merebut bumi pertiwi sebelum akhirnya merdeka. Begitu banyak situs dunia maya mengunggah berita, foto, maupun video tentang keindahan Indonesia. Penyedia jasa wisata lokal semakin menjamur dan gencar mempromosikan masing-masing daerah di dunia maya karena dapat diakses di seluruh dunia.
Dunia maya menjadi sarana efektif dalam kebangkitan Indonesia karena tidak terbatas tempat dan waktu sehingga koordinasi akan lebih mudah dan terarah, hal ini tentunya harus disertai keaktifan di dunia nyata dan dukungan masyarakat sendiri. Keterlibatan bidang kebudayaan dan pariwisata disertai dukungan bidang-bidang yang lain akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkokoh kekuatan bangsa Indonesia. Persatuan yang telah terbentuk dengan kokoh akan membuat bangsa Indonesia semakin kuat di hadapan dunia dan semakin berjaya.
Penulis : Nasihatul Laili Ermawati Dunia maya menjadi sarana efektif dalam kebangkitan Indonesia karena tidak terbatas tempat dan waktu sehingga koordinasi akan lebih mudah dan terarah, hal ini tentunya harus disertai keaktifan di dunia nyata dan dukungan masyarakat sendiri. Keterlibatan bidang kebudayaan dan pariwisata disertai dukungan bidang-bidang yang lain akan menumbuhkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkokoh kekuatan bangsa Indonesia. Persatuan yang telah terbentuk dengan kokoh akan membuat bangsa Indonesia semakin kuat di hadapan dunia dan semakin berjaya.
| Tweet |