TAKENGON - Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs Herman Effendi menegaskan, institusi kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus dengan cara-cara persuasif dan selalu tersenyum saat melayani masyarakat.
“Polisi harus murah senyum dalam bekerja. Bila ada anggota polisi yang tidak mau tersenyum dalam bertugas, silakan lapor ke kapolresnya,” tandas Kapolda Aceh ketika bertemu unsur pimpinan daerah serta komponen masyarakat di Gedung Ummi, Aceh Tengah, Sabtu (19/1).
Diakui Kapolda, awalnya memang sulit tersenyum dalam bertugas, namun perubahan tersebut harus dilakukan setiap individu polisi. Sedangkan berkaitan dengan program, ia berkomitmen untuk melanjutkan program-program kapolda sebelumnya, termasuk pembenahan internal terkai dengan pemberantasan narkoba di jajan kepolisian. “Saat ini masih ada oknum polisi yang terjerumus pada penyalahgunaan narkoba. Bagaimana mungkin polisi bekerja efektif untuk memberantas narkoba sedangkan dari dalam narkoba menggerogoti institusi kepolisian,” ungkapnya.
Kapolda Aceh juga menyoroti penanganan perselisihan yang kerap terjadi dalam masyarakat serta kedisiplinan warga dalam berlalu lintas. Soal perselisihan yang paling sering terjadi, kata Herman, masyarakat cenderung terlalu mudah memvonis perilaku menyimpang beberapa pihak, terutama dalam hal pelaksanaan ibadah. “Untuk itu perlu kesadaran warga, agar mengelola konflik yang terjadi dengan baik, sehingga tidak berujung pada aksi anarkisme,” demikian Kapolda Aceh.
Sumber dan Komentar Ayobai Silakan disini
| Tweet |